Implant length and diameter distribution are shown in Table 1. Table 2 summarizes implant positions and prosthetic characteristics. Mean residual bone height was 6.21 ± 1.05 mm in the upper jaw and 10.73 ± 1.63 mm in the mandible, and it was significantly different between the 2 jaws (P < .05). No surgical or postsurgical complications were reported.
Weton: Implant pendek dalam rehabilitasi rahang atas dan rahang bawah
Sebaran panjang dan diameter implant ditampilkan dalam Tabel 1. Tabel 2merinkes posisi implant dan ciri prostetik. Rerata tinggi tulang sisa adalah 6.21 ± 1.05 mm di rahang atas dan 10.73 ± 1.63 mm di rahang bawah. Perbedaan di antara 2 rahang itu signifikan (P < 0.05). Tidak ada komplikasi bedah atau pasca bedah yang dilaporkan.
Tabel 2. Posisi implant dan ciri prostetik; implant anterior implants adalah implant yang dipasang untuk mengganti gigi antara 1.5 sampai 2.5 dan antara 3.5 sampai 4.5.
FDI/ ADA*
Tunggal
Dibelat bersama
Dibelat dengan yang lebih panjang
Total
Rahang bawah
44 (#28)
1
0
0
1
Anterior
37 (#18)
0
1
0
1
36 (#19)
2
2
0
4
35 (#20)
1
5
0
6
45 (#29)
0
3
0
3
46 (#30)
4
3
0
7
47 (#31)
2
3
0
5
Posterior
9
17
0
26
Total
10
17
0
27
Rahang atas
14(#5)
1
0
0
1
23(#11)
0
0
1
1
24(#12)
1
0
0
1
Anterior
17 (#2)
0
0
2
2
16 (#3)
2
0
3
5
15 (#4)
1
0
4
5
25 (#14)
0
0
1
1
26 (#14)
1
0
4
5
27 (#15)
0
0
4
4
28 (#16)
0
0
1
1
Posterior
4
0
19
23
Total
6
0
20
26
Secara keseluruhan, tingkat kelangsungan hidup implant dan tingkat sukses adalah 100%, dan tidak ada komplikasi prostetik atau komplikasi klinis. Tingkat sukses prostetik juga 100%.
Satu tahun setelah pembebanan, terekam rerata susut tulang peri-implant 0.71 ± 0.23 mm. Tidak ada perbedaan yang signifikan di antara pengukuran mesial dan pengukuran distal (P = 0.79). Implant rahang atas sebelumnya punya rerata susut tulang 0.69 ± 0.24 mm (Gambar 1 dan Gambar 2). Implant rahang bawah sebelumnya punya rerata susut tulang 0.73 ± 0.23 mm (Gambar 3 dan Gambar 4). Perbedaan di antara 2 rahang itu tidak signifikan secara statistik ( P = 0.59).
Gambar 1. Implant pendek dalam rahang atas posterior yang dipasang sehubungan dengan anatomi lantai sinus rahang atas.Gambar 2. Tindak lanjut satu tahun setelah rehabilitasi prostetik definitif. Bisa dilihat bahwa rerata resorpsi tulang marjinal adalah 0.78 mm dan tidak memengaruhi kesuksesan implant dan prostetik.
Gambar 3. Implant pendek dan rahang atas bawah.Gambar 4. Tindak lanjut satu tahun setelah rehabilitasi prostetik definitif
Semua implant tunggal panjangnya 8.5 mm. Implant pendek dibelat bersama atau dibelat dengan implant yang lebih panjang (10 mm atau 11.5 mm, yang dikeluarkan dari penelitian ini). Setelah 1 tahun, susut tulang di sekitar implant tunggal dan implant belat tidak berbeda signifikan (P = 0.67). Rerata susut tulang 0.73 ± 0.23 mm untuk implant tulanggal dan 0.70 ± 0.23 mm untuk implant belat. Pengaruh ciri penyangga implant dan dimensi alih platform tidak teramati dengan membandingkan implant 8.5 mm dengan implant pendek sehubungan dengan susut tulang peri-implant.
Dampak ciri gigi lawan dan prostesis pada resorpsi tulang dapat diabaikan. Kebanyakan implant yang disertakan punya gigi lawan yamak (n = 36), sisanya ditutup dengan prostesis yang didukung gigi (n = 6) atau restorasi komposit atau prostesis lepasan (n = 5). Tidak ada bahan prostesis definitif yang memengaruhi tingkat susut tulang.
the rest were occluded with teeth-supported prosthesis (n = 6). implant-supported prosthesis (n = 6), or composite restorations or removable prostheses (n = 5). Neither definitive prosthesis material influenced bone loss rate.