Dental work like crowns and bridges can restore your smile and improve functionality, but they require proper care to last. Whether you’ve recently had a crown or bridge placed or want to maintain existing ones, knowing how to care for them is essential.
Short Answer
To care for dental crowns and bridges:
Brush and floss daily to prevent decay around the restoration.
Avoid hard or sticky f...
Dental implants have revolutionized the field of restorative dentistry, providing patients with renewed functionality and aesthetics. Among the various types of implants, subperiosteal implants offer a unique solution for patients lacking adequate bone height or density to support traditional endosteal implants. Despite being less common, subperiosteal implants can be an effective alternative for ...
Endosteal implants represent the most widely used form of dental implants, designed to provide a robust solution for patients seeking restoration of missing teeth. This comprehensive overview will cover various aspects of endosteal implants, including their definition, types, placement procedures, advantages, potential complications, and care requirements.
What are Endosteal Implants?
Endosteal ...
The All-on-4® implant technique is revolutionizing dental restoration, providing patients with a viable solution for full-arch tooth replacement. Ideal for those facing significant bone loss or decay, this innovative method utilizes just four strategically placed implants to support a complete set of teeth. In this blog post, we will explore the intricacies of All-on-4 implants, their benefits, t...
Introduction
The advancement of dental technology has introduced several options for replacing missing teeth, with dental implants and dental bridges being two of the most commonly used solutions. Both methods offer significant functional and aesthetic benefits, but they differ notably in how they affect the adjacent teeth. One of the major advantages of dental implants over dental bridges is...
Introduction
Dental implants have revolutionized the field of restorative dentistry, offering patients a permanent and natural-looking solution to tooth loss. These implants, which are custom-made to resemble a patient's natural teeth, are designed to blend seamlessly with the surrounding dentition. One of the key benefits of dental implants is their ability to mimic the appearance of real te...
Introduction
Dental implants have revolutionized modern dentistry by providing a reliable and long-lasting solution for replacing missing teeth. A critical component of this restorative process is the placement of a crown, which serves as the final prosthetic restoration that enhances both the function and aesthetics of the implant. The crown, attached to an abutment placed on the implant fixture...
Dental implants have revolutionized the field of restorative dentistry, offering a permanent solution for patients with missing teeth. A key component of the dental implant is the crown restoration, the visible part of the implant that mimics the function and aesthetics of a natural tooth. This blog post will delve into the role of crowns in dental implants, their materials, and their impact on bo...
Kerusakan veneer porselen
In clinical dentistry, metal-ceramic restorations are the most prevalent kind. Patients' increasing aesthetic demands over time have prompted physicians to concentrate on all-ceramic restorations. Zirconia restorations show promise, and the material is even being utilized for direct veneering for screw-retained prostheses or for the fabrication of implant abutments for c...
Komponen-komponen berikut menyusun gigi yang direstorasi dengan implant.
Implan
Batang, tiang, atau implant titanium diposisikan langsung ke soket gigi Anda yang hilang di tulang rahang atas atau bawah. Dengan cara tertentu, jangkar logam berfungsi sebagai akar gigi pengganti untuk gigi Anda yang dibikin lagi.
Mahkota gigi tiruan atau gigi palsu terasa lebih lumrah saat dikena...
Tingkat rata-rata supraerupsi adalah 0.14 mm / bulan di semua subjek dan 0.22 mm / bulan dalam masa 6 bulan setelah ekstraksi. Ketebalan enamel pada permukaan oklusal gigi biasanya 1.0-1.5 mm. Temuan ini menunjukkan bahwa jumlah supraerupsi tidak dapat disesuaikan hanya dengan enameloplasty ketika gigi oposisi hilang selama lebih dari 1 tahun. Penempatan implant konvensional membutuhkan periode ...
Tingkat rata-rata supraerupsi adalah 0.14 mm / bulan pada semua subjek dan 0.22 mm / bulan dalam masa 6 bulan setelah ekstraksi. Ketebalan enamel pada permukaan oklusal gigi biasanya 1.0-1.5 mm. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa jumlah supraerupsi tidak dapat disesuaikan hanya dengan enameloplasty ketika gigi oposisi hilang selama lebih dari 1 tahun. Penempatan implant konvensional membutuhkan p...
Usia, kehilangan perlekatan, dan lengkungan telah dilaporkan dalam hubungannya dengan supraerupsi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa kelumrahan supraerupsi dipengaruhi oleh macam kelamin, usia, dan jarak dari CEJ ke ABC. Perempuan punya tingkat kelumrahan supraerupsi yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan laki-laki. Namun, jumlah dan tingkat supraerupsi cenderung lebih tinggi pada pria, meski...
Wedharan
Hilangnya gigi posterior bisa marakken perubahan posisi gigi oposisi seperti rotasi, kemiringan, dan supraerupsi. Beberapa penelitian telah menyelidiki prevalensi atau tingkat supraerupsi, tetapi tidak ada penelitian sebelumnya telah mengevaluasi tingkat supraerupsi. Penelitian ini mengukur perubahan di lokasi vertikal geraham kedua rahang atas sebelum dan sesudah mengekstraksi gigi ...
Weton
Penelitian ini mengevaluasi supraerupsi molar kedua rahang atas setelah ekstraksi gigi oposisi pada 65 pasien (30 wanita dan 35 pria). Usia rata-rata pasien adalah 53,88 tahun (rentang 22-77 tahun). Periode rata-rata dari radiograf pertama ke radiograf purna adalah 7.21 bulan (rentang 1.5-45 bulan) dan sebagian besar pasien (57 dari 65 pasien) menerima pemulihan implant dalam masa 12 bulan....
Data dievaluasi menggunakan SPSS versi 23 (IBM Corp., Armonk, NY, USA). Untuk analisis statistik, peserta dibagi menjadi pasangan kelompok menurut macam kelamin (30 wanita dan 35 pria), usia (48 subyek berusia < 60 tahun dan 17 subyek berusia ≥ 60 tahun), dan jarak dari CEJ ke ABC (< 2 mm dalam 32 subyek dan ≥ 2 mm dalam 33 subyek).
Prevalensi supraerupsi dievaluasi pada setiap kelompok, dan ...
Study design
Penelitian ini mengevaluasi supraerupsi dari molar kedua rahang atas setelah ekstraksi gigi yang berlawanan. Pasien yang menjalani penempatan implant di lokasi molar kedua mandibula antara September 2008 dan September 2016 dan memiliki radiograf panorama sebelum ekstraksi molar kedua mandibula dan ketika pemasangan prostesis implant pada molar kedua mandibula disertakan. Data dikum...
Supraerupsi gigi oposisi merupakan suatu tantangan ketika memulihkan gigi yang hilang. Gigi terus erupsi perlahan selama hidup bahkan setelah bidang oklusal telah didekati, dan tingkat erupsi dapat meningkat jika kontak dengan gigi oposisi hilang. Hilangnya gigi posterior dapat mendatangkan perubahan 3 dimensi dalam posisi gigi yang berlawanan, seperti supraerupsi, rotasi, dan tipping. Tidak semua...
Tujuan
Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan prevalensi, jumlah, dan tingkat supraerupsi molar kedua maksila berdasarkan macam kelamin, usia, dan lelarah periodontitis.
Metode
Data dikumpulkan secara retrospektif dari grafik dan radiograf panorama dari 65 pasien yang direncanakan untuk menjalani penempatan implant di lokasi molar kedua mandibula. Jumlah supraeruption dari molar ked...
Telah diketahui, pengembangan model numerik sebagai FEM memungkinkannya untuk mengkuantifikasi dan mengevaluasi beban mastikasi. Tapi, beberapa penelitian telah mempertimbangkan pengaruh anti-mikroba dalam restorasi gigi.
Salah satu prakara yang harus diingat adalah bahwa keseimbangan yang baik harus dicapai di antara aspek-aspek yang menguntungkan dari "restorasi antibakteri" dibandingkan dengan...
[Lanjutan] Jika GIC konvensional ditambahi dengan 1,5%, 3,0%, dan 4,5% ciprofloxacin, metronidazole, dan minocycline, maka bahan ini jadi efektif untuk menghambat bakteri S. mutans dan L. casei. Penambahan campuran 1,5% antibiotika mengoptimalkan penyediaan properti fisik dan properti pengikatan yang tepat.
Selama lebih dari satu dasawarsa, beberapa laporan dalam literatur telah menunjukkan ...
Bahan-bahan dental harus meniru semirip mungkin struktur gigi dan harus merestorasi anatomi dan fungsi permukaan gigi yang terkena dampak dari karies atau trauma gigi. Meskipun begitu, estetika tetap jadi prakara yang dikehendaki dan kepedulian pada biokompatibilitas tidak boleh dilupakan. Kriteria-kriteria ini ditemukan pada resin komposit, semen ionomer kaca (GIC), dan IRM. Perlu kita ketahui, ...
Partikel nano didefinisikan secara umum sebagai partikel yang punya diameter lebih kecil daripada 100 nano meter. Teknologi nano berurusan dengan struktur berukuran 10-6 m, sedangkan ukuran bakteri dalam mulut berada dalam kisaran 10-6 m.
Walaupun punya perbedaan ukuran yang besar, perkembangan teknologi tersebut dalam dasawarsa 1980-an memungkinkan kombinasi dua jagat yang berukuran kecil itu. B...
Lanjutan
PEMBAHASAN Sebagai alternatif untuk inti dowel cor, penggunaan pasak buatan pabrik dan buildup yang dapat dikustomisasi dengan amalgam, komposit resin , dan semen ionomer kaca menyederhanakan prosedur restorasi. Inti komposit lebih rentan terhadap karies rekuren dan perlekatan bakteri. Kelemahan utama inti Amalgam adalah bahwa pengerasan amalgam yang tercepat sekalipun membutuhkan ...
LanjutanMahkota dowel cor dibuat dengan menggunakan teknik cetakan langsung. Sprue plastik padat (Williams Dental, Buffalo, NY) dipangkas agar masuk agak longgar dalam saluran. Lilin inlay keras (Almore International Inc, Portland , OR ) dilunakkan dan diaplikasikan pada sprue dan dipasangkan pada saluran.Ketika lilin telah mulai mengeras, pola tersebut dipindahkan ke dalam dan ke luar saluran u...
LanjutanBahkan dalam situasi kerusakan mahkota minimal, cakupan kuspal adalah prakara yang wajib. Restorasi bisa berupa desain onlay bukannya restorasi cakupan lengkap. Onlay keramik telah menjadi modalitas pengobatan yang penting dalam praktek kedokteran gigi modern karena terjadi peningkatan permintaan restorasi estetik posterior. Laporan klinis ini menyajikan pasien muda yang gigi molar p...
Restorasi Dengan Mahkota Dowel Logam-Keramik Untuk Gigi Yang Rusak Parah: Laporan KlinisBulem Yüzügüllü, Şenay CanayKemungkinan daya tahan gigi yang dirawat endodontik berkaitan langsung dengan kuantitas dan kualitas jaringan gigi yang tersisa. Bagian atas ruang pulpa menyediakan banyak dukungan yang diperlukan bagi gigi natural. Apabila ini hilang, maka dinding fasial dan lingual akan sa...