Stress isn’t just a mental burden—it can sneak into your oral health too! While you might not think of your teeth when you’re feeling overwhelmed, the connection between stress and dental well-being is real. The good news? Understanding this link can help you protect your smile—no matter how hectic life gets. From bustling cities like New York to serene retreats in Bali, everyone deserves ...
Gum disease, also known as periodontal disease, is a common but preventable condition that affects the tissues supporting your teeth. Left untreated, it can lead to tooth loss and other serious health issues. The good news is that with proper care, you can keep your gums healthy and prevent gum disease from developing.
Short Answer
To prevent gum disease, maintain good oral hygiene by brushing t...
Short Answer
During a dental check-up, you can expect a thorough examination of your teeth, gums, and mouth. The dentist will check for cavities, gum disease, and signs of oral cancer. They may also perform a professional cleaning, take X-rays if needed, and discuss oral hygiene tips. The visit typically lasts 30-60 minutes and is painless for most people.
Long Answer
A dental check-up is a rou...
Maintaining good oral hygiene is essential for a healthy smile and overall well-being. Proper brushing and flossing are the cornerstones of dental care, yet many people overlook the correct techniques. Whether you're a dental novice or a seasoned brusher, understanding the right methods can prevent cavities, gum disease, and bad breath.
Short Answer
The proper way to brush and floss teeth involv...
Short Answer
You should visit the dentist every 6 months for a routine check-up and cleaning. However, if you have specific dental concerns—such as gum disease, frequent cavities, or other oral health issues—your dentist may recommend more frequent visits.
Long Answer
Maintaining good oral hygiene goes beyond brushing and flossing daily. Regular dental visits are crucial for preventing prob...
A healthy mouth is more than just a bright smile—it’s a gateway to overall well-being. Poor oral hygiene can lead to gum disease, tooth decay, and even serious systemic health issues. On the other hand, maintaining good oral health boosts confidence, improves digestion, and reduces the risk of chronic diseases.
In this post, we’ll explore seven compelling reasons why keeping your mouth heal...
Abstract
Osseointegration is a fundamental biological process governing the success and longevity of dental and orthopedic implants. While implant material properties and surgical techniques are crucial, systemic conditions significantly influence the healing cascade and bone–implant interaction. Systemic disorders such as diabetes mellitus, tobacco smoking, and autoimmune d...
Introduction
Dental implants have become a widely accepted and successful treatment option for individuals who have lost teeth due to various causes, including trauma, disease, or aging. The success of dental implants hinges not only on the skill of the surgeon but also on the availability of adequate bone mass at the implant site to anchor the prosthetic. Sufficient bone mass ensures proper ...
Introduction
Chronic diseases such as diabetes and uncontrolled gum disease (periodontal disease) can significantly impact the success of dental procedures, including routine treatments like extractions, restorations, and surgeries. The relationship between systemic health and oral health is complex, and it is increasingly recognized that oral health cannot be considered in isolation from the...
Peri-implantitis
Perubahan patologis inflamasi yang terjadi pada jaringan keras dan lunak di sekitar implant yang telah nandhang osseointegrasi dikenal sebagai penyakit peri-implant [ Figure 2 dan Figure 3 ]. Penyakit peri-implant yang berkembang pasca implant yang telah nandhang osseointegrasi secara efektif dikranakan oleh perbedaan antara pertahanan tubuh dan beban bakteri yang terus bertambah...
Wedharan
Terlepas dari keterbatasan penelitian ini, penelitian kami juga punya kelebihan. KNHANES dilakukan oleh lembaga nasional dan didasarkan pada sampel cluster acak. Ini membuat data jadi lebih dapat diandalkan secara statistik dan representatif jika dibandingkan dengan survei yang dilakukan oleh lembaga swasta. Lebih lanjut, KNHANES menggabungkan wawancara kesarasan dengan pemeriksaan fis...
Wedharan
Untuk variabel terkait gigi, orang-orang yang melaporkan vaping rokok elektronik atau merokok rokok konvensional menunjukkan risiko yang lebih tinggi untuk penyakit periodontal daripada non-pemakai. Menariknya, ada sedikit perbedaan dalam karies gigi, sakit gigi, dan kerusakan gigi antara kedua kelompok ini. Ini menunjukkan bahwa setiap vaping rokok elektronik atau setiap merokok rokok...
Wedharan
Organisasi Kesarasan Buana, WHO, secara konsisten melaporkan tingkat keparahan perkara kesarasan yang dikarenakan merokok, dan menekankan pentingnya berhenti dari merokok. Memburuknya kesarasan otak pengguna rokok, yang disulihi dengan peningkatan berbagai penyakit, sangat memprihatinkan. American Academy of Periodontology telah menyatakan bahwa merokok adalah salah satu faktor risiko ...
Tidak pakai
Rokok elektronik
Rokok konvensional
Mantan pemakai
ORadj
ORadj
95% CI
ORadj
95% CI
ORadj
95% CI
Pria
Status kesarasan oral swa-lapor
Tinggi
1.00
3.84
(1.15–12.75)
1.47
(0.80–2.73)
0.83
(0.48–1.44)
Sedang
1.00
1.95
(0.88–4.35)
2.04
(1.42–2.92)
1.22
(0.87–1.70)
Rendah
1.00
2.49
(1.40–4.42)
2.56
(1.9...
Pria
Wanita
Penyakit periodontal
Penyakit periodontal
Variabel
ORadj
95% CI
ORadj
95% CI
Pemakaian rokok
Elektronik
2.34
(1.52–3.59)
2.27
(0.89–5.80)
Konvensional
2.17
(1.76–2.68)
1.73
(1.32–2.27)
Mantan pemakai
1.28
(1.05–1.56)
1.00
(0.74–1.34)
Bukan pemakai
1.00
1.00
Usia (tahun)
19–29
0...
Pria (n = 5,715)
Wanita (n = 7,836)
Penyakit periodontal
Penyakit periodontal
Total (N = 13,551)
Yes
No
Yes
No
Variabel
n
(%)
P nilai
n
(%)
n
(%)
P nilai
n
(%)
n
(%)
P nilai
Penggunaan rokok
Weton
Tabel 1 menyajikan karakteristik menyeluruh populasi penelitian. Termasuk ada atau tidak adanya penyakit periodontal menurut macam kelamin. Di antara peserta (5.715 pria dan 7.836 wanita), 2.206 pria (38.6%) dan 2.054 wanita (26.2%) menunjukkan penyakit periodontal. Hubungan antara vaping rokok elektronik atau merokok rokok konvensional dan penyakit periodontal secara statistik signifikan. ...
Penyakit periodontal adalah variabel dependen utama dalam penelitian ini. Status periodontal dibagi menjadi 0 hingga 4 poin, menggunakan CPI, yang direkomendasikan oleh WHO (World Health Organisation, Organisasi Kesarasan Buana). Skor CPI 0 menyulihi jaringan periodontal yang saras, skor 1 berarti jaringan periodontal perdarahan, skor 2 berarti jaringan periodontal dengan plak, skor 3 berarti jari...
Organisasi Kesarasan Buana (WHO) mengutip bahwa kelayuan (mortalitas) dan penyakit terkait tembakau merupakan pendorong kemlaratan, karena keduanya memaksa orang dan keluarganya menanggung biaya pengobatan yang tinggi. Bukan hanya itu, tembakau mengandung lebih dari 7000 bahan kimia beracun termasuk beberapa bahan kimia yang dikenal sebagai karsinogen bagi manusia. Mengingat ini, merokok tembakau ...
2.1 Peserta
Sebagai sumber data, para peneliti mengambil data untuk penelitian dari sampel 2013–2015 KNHANES, yaitu suatu investigasi atau penyelidikan tentang kesarasan kawula, status penyakit-penyakit kronis, dan status pangan/ nutrisi. Survey tersebut dilakukan oleh KCDC, KNHANES meliputi data sekunder yang diproses secara anonim.
Jumlah total peserta KNHANES 2013–2015 adalah 29.321 orang...
Penyakit periodontal adalah kondisi peradangan kronis yang ditandai dengan kerusakan jaringan periodontal, yang marakke hilangnya pelekatan jaringan ikat, kehilangan tulang alveolar, dan pembentukan kantong patologis di sekitar gigi yang sakit. Menurut Survei Pemeriksaan Kesarasan dan Nutrisi Nasional Korea (KNHANES) 2013–2015, 31,5% orang menderita penyakit periodontal (51.8% pria; 48.2% wanita...
Hubungan penggunaan rokok elektronik dan rokok konvensional dengan penyakit periodontal pada konsumen dewasa di Korea Selatan
Abstrak
Latar belakang
Tujuan penelitian ini adalah untuk memeriksa asosiasi merokok konvensional dan merokok elektronik (vaping) dengan penyakit periodontal pada orang dewasa Korea Selatan.
Metode
Data penelitian ini diambil dari 13.551 peserta. Subset yan...
Rasa logam kala batuk bisa terjadi karena beberapa faktor, antara lain, faktor penyakit, umpamanya, sakit gusi. Tapi, tentu saja pemicu rasa logam bukan hanya penyakit gusi. Ada faktor-faktor lain yang bisa memicu terjadinya rasa logam kala batuk. Apa sajakah itu? Mari kita simak uraian berikut ini.
1. Penyakit gusi
Penyakit gusi atau penyakit periodontal adalah infeksi pada jaringan gusi da...
Faktanya, sejarah karies gigi (gigi berlubang) berkaitan dengan kemunculan peradaban manusia. Di kemudian hari, karies gigi berkaitan pula dengan perubahan makanan yang terjadi semenjak merkantilisme dan revolusi industry.
Beberapa karya di bidang arkeologi dan sejarah telah mengkonfirmasi hubungan antara frekwensi dan prevalensi karies yang tinggi dan peningkatan asupan karbohidrat dalam populas...
Kesarasan mulut terlihat seperti berkaitan dengan penyakit jantung. Hal ini dapat dimengerti karena organisme mikro bisa masuk ke dalam darah melalui gigi berlubang. Jika organisme tersebut bertahan hidup dalam darah dan kemudian mendarat di jantung, maka organisme itu bisa menimbulkan perkara pada jantung.
Menurut Akademi Periodontologi Amerika Serikat, pasien penderita penyakit periodontal puny...
Penyakit gusi bisa dicegah. Untuk bisa mencegahnya, Anda pertama-tama perlu tahu dulu apa yang jadi penyebab penyakit gusi. Pada intinya, sutradalang yang memicu penyakit ini adalah bakteri yang berukuran sangat kecil karena hanya terdiri dari satu sel. Perlu mikroskop untuk bisa melihat tanaman ini. Kalau begitu, pencegahan penyakit gusi terutama ditujukan untuk menangani bakteri itu.Berikut b...
Penyakit Kaki, Tangan, Dan Mulut (Penyakit KTM) adalah penyakit yang menyebabkan rasa sakit di mulut, kaki, dan tangan, terkadang juga sampai pantat. Penyakit ini umumnya berlangsung tidak lebih dari 1 minggu. Umumnya serangan terjadi pada anak-anak, tapi kadang bisa juga menyerang orang dewasa.Umumnya kasus penyakit kaki, tangan, dan mulut dikarnakan oleh infeksi virus coxsackie tipe A16 dan se...
Dokter berupaya mendiagnosis penyakit ulseratif atau vesikobulosa pada mulut. Upaya itu tidak mudah karena banyak penyakit punya tampilan klinis yang mirip satu sama lain. Mukosa oral itu tipis sehingga menyebabkan vesikel dan bula rusak dengan cepat dan berubah jadi ulkus. Ulkus mudah mengalami trauma dari gigi dan makananan. Kemudian ulkus mengalami infeksi sekunder oleh flora oral. Faktor-fak...
Penyakit periodontal atau penyakit gusi dikarnakan oleh bakteri yang ada dalam plak.Menyikat gigi dan berkumur menghilangkan plak. Tapi, setelah pengaruh sikat gigi dan obat kumur habis, bakteri yang tersisa membentuk lagi plak. Dalam rangka untuk mengatasi bakteri-bakteri itu, sel-sel dalam sistem kekebalan tubuh Anda melepaskan zat yang bisa menyebabkan inflamasi dan merusak gusi, ligamen period...
Gen/ faktor keturunanAda beberapa orang yang lebih cenderung untuk lebih mudah terkena penyakit periodontal dibandingkan orang lain. Penyebabnya, mereka mewarisi gen yang membuat mereka rentan terhadap penyakit periodontal. Tidak banyak orang yang punya gen ini, tapi ada. Gen tidak membuat seseorang pasti mengalami penyakit periodontal hanya membuatnya lebih mudah terkena penyakit periodontal. Ti...
Banyak orang menganggap lumrah ketika melihat gusinya berdarah pada kala menyikat gigi atau flossing gigi. Padahal, gusi berdarah kala Anda mgelakukan aktivitas ini sebetulnya tanda bahwa gusi Anda sedang mengalami masalah. Gusi yang saras dan normal tidak berdarah ketika terkena bulu sikat gigi biasa.Sinonim"Penyakit gusi" itu bahasa sehari-hari, sedangkan "penyakit periodontal" itu bahasa dokter...